Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts

Tuesday, January 28, 2014

Perintah Perintah Dasar Di Terminal Linux


Terminal dalam dunia linux, menjadi semacam sebuah tongkat sihir untuk
memunculkan berbagai perintah. karena pada dasarnya tiap perintah di Komputer
sejatinya merupakan perintah dari terminal yang di-logo-kan dalam sebuah icon.
Dan berikut adalah beberapa Perintah dasar, yang sering digunakan dalam linux :

man
Perintah ini biasa digunakan untuk menampilkan halaman manual atau help dari
suatu perintah. Format penulisannya man , perintah man sangat menolong kita
untuk berjalan-jalan di teminal linux ini.
Contoh : man man => perintah tersebut akan menampilkan halaman manual dari
man.

pwd
Merupakan kependekan dari Present Working Direktori, digunakan untuk melihat
path lengkap dari direktori yang sedang aktif saat ini.

ls
Perintah ini digunakan untuk melihat isi suatu direktori. Penggunannya ls /path,
path bisa berupa alamat mutlak atau relatif, jika digunakan tanpa argumen /path
akan menampilkan isi direktori saat ini.

mkdir
Sesuai dengan namanya yang merupakan kependekan dari make directory,
perintah ini digunakan untuk membuat direktori. Biasa dijalankan dengan
menuliskan mkdir /path, jika argumen /path bukan merupakan alamat mutlak maka
direktori yang dibuat akan relatif terhadap direktori saat ini. Contoh mkdir
/home/userkamu/coba akan menghasilkan direktori coba di direktori home user
userkamu.

cd
Namanya terinspirasi dari change directory, digunakan untuk berpindah dari satu
direktori ke direktori lainnya. Argumen yang biasa digunakan adalah alamat suatu
direktori, baik relatif maupun mutlak. Jika digunakan tanpa argumen ia akan
memanggil direktori $HOME. Contoh cd /etc/X11 akan memindahkan direktori yang
aktif ke /etc/X11. Ada dua argumen istimewa untuk perintah ini yaitu . dan .. karena
cd . akan memanggil direktori itu sendiri dan cd .. akan berpindah ke direktori di
atasnya (naik satu tingkat).

rmdir
Nama aslinya adalah remove directory, digunakan untuk menghapus direktori.
Namun ia hanya akan menghapus direktori yang kosong. Seperti saudaranya yang
lain ia bisa digunakan dengan format rmdir /path.

mv
mv /path/asal /path/tujuan akan memindahkan suatu berkas atau direktori dari path
asal ke tujuan. Bisa juga digunakan untuk mengganti nama suatu berkas, dengan
syarat /path harus sama.

cp
Untuk menyalin suatu berkas dari path asal ke path tujuan jalankan perintah cp
/path/asal /path/tujuan. Berbeda dengan mv yang akan memusnahkan asalnya, cp
akan mempertahankannya sehingga akan dihasilkan dua berkas yang sama.

rm
Berasal dari kata remove, digunakan untuk menghapus suatu berkas dengan
perintah rm /nama/berkas, bisa juga digunakan untuk menghapus direktori yang
tidak kosong dengan menyertakan opsi -rf.

du
Diambil dari disk usage, digunakan untuk mengestimasi pemakaian ruang disk, data
akan ditampilkan per berkas. Jika digunakan tanpa argumen akan menampilkan
pemakaian ruang disk pada direktori aktif. Format penulisannya du /path/target.
Gunakan opsi -h untuk menampilkan hasil yang lebih mudah dibaca.

df
Disk free, digunakan untuk melihat kapasitas disk yang masih kosong/bebas.
Gunakan opsi -h jika ingin hasil yang lebih enak dipandang.

clear
Self titled, digunakan untuk membersihkan terminal (layar).

ps
Menampilkan informasi tentang proses yang sedang aktif/berjalan di sistem. Ada
banyak opsi yang bisa diberikan pada perintah ini, salau satunya adalah aux yang
akan menampilkan seluruh proses dalam sistem.

top
Hampir sama dengan ps hanya saja top akan menampilkan informasi yang selalu up
to date dan bersifat dinamis.

cat
Berasal dari kata concatenate, digunakan untuk menampilkan isi dari suatu berkas
ke keluaran standar (biasanya layar monitor). Dijalankan dengan mengetikkan
cat /nama/berkas.

echo
Biasa digunakan untuk menampilkan string/karakter di layar monitor, namun bisa
juga digunakan untuk membuat file dengan memanfaatkan output redirection.
Perintah-perintah di atas hanyalah beberapa diantara perintah yang sangat
kompleks yang terdapat di dunia Linux. Begitu pula penjelasan, argumen, dan opsi
yang dijelaskan hanyalah sekelumit dari puluhan bahkan sampai ratusan argumen
dan opsi untuk setiap perintah. Cara termudah untuk mendapatkan penjelasan
tentang suatu perintah adalah membuka halaman manualnya.
Kode lainnya yang ada pada terminal linux :

adduser : Tambah pengguna ke sistem
addgroup : Tambah grup ke sistem
alias : Buat sebuah alias
apropos : Cari Bantuan halaman manual (man-k)
apt-get : Cari dan menginstal paket perangkat lunak (Debian)
aspell : Pemeriksa Ejaan
awk : Cari dan Ganti teks, database sort / validate / index
basename : Strip direktori dan akhiran dari nama file
bash : GNU Bourne-Again Shell
bc : Arbitrary bahasa kalkulator presisi
bg : Kirim ke latar belakang
break : Keluar dari sebuah loop
builtin : Jalankan shell builtin
bzip2 : Compress atau dekompresi file bernama (s)
cal : Tampilkan kalender
case : kondisional melakukan perintah
cat : Menampilkan isi file
cd : Mengganti Directori
cfdisk : Tabel partisi manipulator untuk Linux
chgrp : Mengubah kepemilikan grup
chmod : Mengubah izin akses
chown : Mengubah pemilik file dan grup
chroot : Jalankan perintah dengan direktori root yang berbeda
chkconfig : Sistem layanan (runlevel)
cksum : Cetak byte CRC checksum dan menghitung
clear : Hapus layar terminal
cmp : Membandingkan dua file
comm : Bandingkan dua file diurutkan baris demi bari
command : Jalankan perintah – shell mengabaikan fungsi
continue : Resume iterasi berikutnya dari suatu loop
cp : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
cron : Daemon menjalankan perintah yang dijadwalkan
crontab : Jadwalkan perintah untuk menjalankan di lain waktu
csplit : Split file ke dalam konteks – potongan ditentukan
cut : membagi file menjadi beberapa bagian
date : Menampilkan atau mengubah tanggal & waktu
dc : Desk Kalkulator
dd : Mengkonversi dan menyalin file, menulis header disk, boot record
ddrescue : Alat untuk memperbaiki data
declare : Deklarasikan variabel dan memberi mereka atribut
df : Tampilkan ruang disk
diff : Tampilkan perbedaan antara dua file
diff3 : Tampilkan perbedaan di antara tiga file
dig : DNS lookup
dir : Daftar isi direktori singkat
dircolors : Warna setup untuk `ls ‘
dirname : Convert semua pathname ke beberapa path
dirs : Tampilkan daftar direktori yang diingat
dmesg : Mencetak pesan-pesan kernel & driver
du : Perkiraan penggunaan kapasitas file
echo : Tampilkan pesan di layar
egrep : Cari file untuk baris yang sesuai dengan ekspresi yang diperpanjang
eject : Mengeluarkan media removable
enable : Mengaktifkan dan menonaktifkan perintah shell builtin
env : Environment variabel
ethtool : Pengaturan kartu Ethernet
eval : Evaluasi beberapa perintah / argumen
exec : Menjalankan perintah
exit : Keluar dari shell
expect : mengotomatiskan aplikasi yang bebas diakses melalui terminal
expand : Convert tab ke spasi
eksport : Set variabel lingkungan
expr : Evaluasi ekspresi
false : Tidak melakukan apa-apa, tidak berhasil
fdformat : Tingkat rendah format sebuah floppy disk
fdisk : tabel partisi manipulator untuk Linux
fg : Kirim pekerjaan untuk foreground
fgrep : Cari file untuk baris yang cocok dengan string yang tetap
file : Tentukan jenis file
find : Cari file yang memenuhi kriteria yang diinginkan
fmt : Format ulang tipe teks
fold : Wrap teks agar sesuai dengan lebar tertentu.
for : Memperluas kata-kata, dan menjalankan perintah
format : Format disk atau kaset
free : Tampilkan penggunaan memori
fsck : Memeriksa dan memperbaiki sistem File konsistensi
ftp : File Transfer Protocol
fungsi : Tentukan fungsi macro
fuser : Identifikasi / memutuskan proses yang sedang mengakses file
gawk : Cari dan Ganti teks dalam file
getopts : Menguraikan parameter sesuai posisi
grep : Cari file untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
group : Cetak nama grup pada pengguna
gzip : Compress atau dekompresi nama file
hash : Mengingat seluruh pathname dari sebuah nama argumen
head : Output bagian pertama dari file
help : Tampilkan bantuan untuk perintah built-in
history : Perintah history
hostname : Cetak atau mengatur nama sistem
id : Cetak user dan grup id
if : melakukan perintah kondisional
ifconfig : Konfigurasi antarmuka jaringan
ifdown : Menghentikan antarmuka jaringan
ifup : Memulai antarmuka jaringan keatas
import : Menangkap layar server X dan menyimpan sebuah gambar ke file
install : Menyalin file dan mengatur atribut
join : gabung garis pada field umum
kill : Memberhentikan proses yang sedang berjalan
killall : Memberhentikan proses oleh nama
less : Tampilan output satu layar pada satu waktu
let : Melakukan aritmatika pada variabel shell
ln : Membuat hubungan antara file
local : Membuat variabel
locate : Cari file
logname : Cetak nama login
logout : Keluar dari sebuah login shell
look : Tampilan baris yang dimulai dengan string tertentu
lpc : Program Kontrol jalur printer
lpr : Off line print
lprint : Mencetak file / Print file
lprintd : Abort pekerjaan print
lprintq : Daftar antrian print
lprm : Hapus pekerjaan dari antrian print
ls : List informasi tentang file
lsof : List membuka file
make : Sekelompok Kompilasi ulang dari program
man : Bantuan manual
mkdir : Membuat folder baru
mkfifo : Membuat FIFOs (bernama pipa)
mkisofs : Buat hybrid ISO9660/JOLIET/HFS filesystem
mknod : Membuat blok atau karakter file khusus
more : Tampilan output satu layar pada satu waktu
mount : Mount file system
mtools : Memanipulasi file MS-DOS
mv : Memindahkan atau mengubah nama file atau direktori
mmv : Pindahkan massa dan mengubah nama (file)
netstat : Informasi Jaringan
nice : Mengatur prioritas perintah atau pekerjaan
nl : Nomor baris dan menulis file
nohup : Jalankan perintah kebal terhadap hangups
nslookup : Query Internet menyebut server secara interaktip
open : membuka file dalam aplikasi default
op : Operator akses
passwd : Memodifikasi password user
paste : Menggabungkan baris file
pathchk : Periksa nama file portabilitas
ping : Test sambungan jaringan
pkill : memberhentikan proses running
popd : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang
pr : Siapkan file untuk dicetak /print
printcap : kemampuan pencetak Database
printenv : Cetak variabel lingkungan
printf : Format dan mencetak data
ps : Status Proses
pushd : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
pwd : Cetak direktori kerja
quota : Tampikan penggunaan disk dan membatasinya
quotacheck : Meneliti sistem file untuk penggunaan disk
quotactl : Set kuota disk
ram : perangkat disk ram
rcp : Salin file antara dua mesin
read : Membaca baris dari standar input
readarray : Baca dari stdin ke variabel array
readonly : Menandai variabel / fungsi sebagai readonly
reboot : Reboot sistem
rename : Ubah nama file
renice : Ubah prioritas dari proses yang berjalan
remsync : Sinkronisasi remote file melalui email
return : Keluar fungsi shell
rev : Membalikkan baris dari sebuah file
rm : Menghapus file
rmdir : Remove folder
rsync : Remote file copy (Synchronize file pohon)
screen : Multiplex terminal, run remote shells via ssh
scp : Secure copy (remote file copy)
sdiff : Menggabungkan dua file secara interaktif
sed : Stream Editor
select : Menerima input keyboard
seq : Print urutan numeric
set : Memanipulasi variabel shell dan fungsi
sftp : Secure File Transfer Program
shift : Pergeseran parameter posisi
shopt : Pilihan shell
shutdown : Shutdown atau restart linux
sleep : Delay/penundaan untuk jangka waktu tertentu
slocate : Cari file
sort : Mengurutkan file teks
source : Jalankan perintah dari file `.”
split : Split file ke dalam fixed-potong
ssh : Secure Shell client (remote login program)
strace : Trace sistem panggilan dan sinyal
su : Gantikan identitas pengguna
sudo : Jalankan perintah sebagai user lain
sum : Mencetak checksum untuk file
symlink : Buatlah nama baru untuk file
sync : Sinkronisasi data pada disk dengan memori
tail : Output bagian terakhir file
tar : Tape Archiver
tee : Redirect output ke beberapa file
test : Evaluasi ekspresi kondisional
time : Program Mengukur waktu running
times : User dan sistem waktu
touch : Ubah file timestamps
top : Daftar proses yang berjalan pada sistem
traceroute : Trace Route to Host
trap : Jalankan perintah ketika sebuah sinyal adalah set (Bourne)
tr : Translate, squeeze, dan / atau menghapus karakter
true : Tidak melakukan apapun, berhasil
tsort : Topologi sort
tty : Print filename dari terminal pada stdin
type : menjelaskan perintah
ulimit : Batasi pengguna resources (sumber daya)
umask : Para pengguna menciptakan file tersembunyi
umount : Unmount (tidak menaiki) perangkat
unalias : Hapus alias
uname : Informasi sistem print
unexpand : Convert spasi untuk tab
Uniq : Uniquify file
unit : Mengkonversi unit dari satu skala ke yang lain
unset : Hapus variabel atau nama fungsi
unshar : Uraikan catatan arsip shell
until : Mengeksekusi perintah (sampai error)
useradd : Membuat akun user baru
usermod : Memodifikasi akun user
users : Daftar para pengguna yang sekarang ini login
uuencode : Encode file biner
uudecode : Decode file yang dibuat oleh uuencode
v : Daftar isi direktori Verbosely ( `ls-l-b ‘)
vdir : Daftar isi direktori Verbosely ( `ls-l-b ‘)
vi : Text Editor
vmstat : Laporan statistik memori virtual
watch : Mengeksekusi / menampilkan sebuah program secara berkala
wc : Cetak byte, kata, dan baris menghitung
whereis : Cari pengguna $ path, halaman manual dan file source untuk program
which : Cari pengguna $ path untuk file program
while : Jalankan perintah
who : Cetak semua nama pengguna yang sedang log in
whoami : Cetak pengguna saat ini dan nama id ( `id-un ‘)
wget : Ambil halaman web atau file melalui HTTP, HTTPS atau FTP
write : Mengirim pesan ke pengguna lain
yes : Cetak string sampai di interrupt

#any_command –help
Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah. “–help” sama dengan
perintah pada DOS “/h”.

#sudo
SuperUser Do, mendapatkan akses root atau administrator pada user biasa tanpa
harus login sebagai root user

#ls
Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah dir hanya berupa alias dari
perintah ls. Untuk perintah ls sendiri sering dibuatkan alias ls –color, agar pada
waktu di ls ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau
untuk execute, dsb.

#ls -al
Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu ditampilkan layar
per layar.

#cd directory
Change directory. Menggunakan cd tanpa nama direktori akan menghantarkan anda
ke home direktori. Dan cd – akan menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.

#cp /source /destination
Mengopi suatu file, gunakan cp -r untuk copy suatu directory

#mcopy /source /destination
Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem.
Contoh mcopy a:autoexec.bat ~/junk . Gunakan man mtools untuk command yang
sejenis : mdir, mcd, mren, mmove, mdel, mmd, mrd, mformat….

#mv /source /destination
Memindahkan atau mengganti nama file
ln -s source destination Membuat Simbolic Links, contoh ln -sf
/usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X, membuat Simbolic link dari file XF86_SVGA
ke X

#rm /files
Menghapus file

#mkdir /directory
Membuat direktori baru

#rmdir /directory
Menghapus direktori yang telah kosong

#rm -r /files
(recursive remove) Menghapus file, direktori dan subdirektorinya. Hati-hati
menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai root, karena root dengan
mudah dapat menghapus seluruh file pada sistem dengan perintah di atas, tidak
ada perintah untuk undelete di Linux

#more filename
Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more, maka isi file tersebut
ditampilkan layar per layar.

#less filename
Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar,

#pico filename
Edit suatu text file.

#pico -w filename
Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap, sangat berguna untuk
mengedit file seperti /etc/fstab.

#lynx file.html
Melihat file html atau browse ke net dengan text mode, dimana gambar/image tidak
dapat ditampilkan, tapi lynx adalah suatu browser yang sangat cepat, sangat
berguna bila anda hanya menginginkan suatu artikel tanpa image.

#tar -zxvf filename.tar.gz
Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz atau
*.tgz), untuk meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkan option -C direktori,
contoh tar -zxvf filename.tar.gz -C /opt (meletakkan file tersebut di direktori /opt

#tar -xvf filename.tar
Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).

#gunzip filename.gz
Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z). dengan menggunakan gzip (juga zip
atau compress) jika anda menginginkan mengompress file.

#bunzip2 filename.bz2
Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti “bzip2″, digunakan pada
file yang besar.

#unzip filename.zip
Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti “unzip” yang kompatibel
dengan pkzip for DOS.

#find / -name “filename”
Mencari “filename” pada komputer anda dimulai dengan direktori /. Namafile
tersebut mungkin saja berisi wildcard (*,?).

#locate filename
Mencari file dengan string “filename”. Sangat mudah dan cepat dari perintah di
atas.

#talk username1
Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada mesin kita (atau
gunakan talk username1@machinename untuk berbicara dengan komputer lain).
Untuk menerima undangan percakapan, ketikkan talk username2. Jika seseorang
mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu dirasakan mengganggu, anda bisa
menggunakan perintah mesg n untuk menolak pesan tersebut. Dan gunakan
perintah who atau rwho untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut.

#mc
Menjalankan “Morton Commander” … eh… salah maksudnya “Midnight
Commander” sebagai file manager, cepat dan bagus.

#telnet server
Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan
protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau Nomor IP mesin, dan anda akan
mendapatkan prompt login name dari mesin tersebut, masukkan passwordnya, oh
ya .. anda juga harus punya account di mesin remote tersebut. Telnet akan
menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan anda untuk
mengoperasikan mesin tersebut. Telnet sangat tidak aman, setiap yang anda ketik
menjadi “open text”, juga dengan password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet
untuk mengakses mesin secara remote.

#ssh user@ipaddress
(Secure Shell) Untuk mengakses mesin lain,

#rlogin user@ipaddress
(remote login) Menghubungkan anda kekomputer lain. Loginname dan password,
tetapi apabila account anda tersebut telah dipakai, maka anda akan mendapatkan
pesan kesalahan pada password anda. Sangat tidak aman juga, gunakan ssh
sebagai gantinya.

#rsh user@ipaddress
(remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine. Apabila
login name/password anda sedang dipakai di remote mesin tsb, maka password
anda tidak akan berlaku. Idem dengan rlogin, gantikan dengan ssh.

#ftp user@ipaddress
Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari remote mesin. Juga
tidak aman, gunakan scp dari keluarga ssh sebagai gantinya.

#scp /source /destination
(secure copy) untuk copy file ke atau dari mesin lain, contoh scp
user@ipaddress:/source /destination
minicom Program Minicom (dapat dikatakan seperti “Procomm/Hyperterminal for
Linux”).

#./program_name
Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak terdapat pada PATH
anda

#xinit
Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).

#startx
Menjalankan X-window server dan meload default windows manager. Sama seperti
perintah “win” under DOS dengan Win3.1

#startx — :1
Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default menggunakan
display 0). Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal secara bersamaan, untuk
pindah antar GUI gunakan , , etc, tapi ini akan lebih banyak memakan memori.

#xterm
(pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan exit

#xboing
(pada X terminal). Sangat lucu deh …., seperti games-games lama …..
gimp (pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus, bisa disamakan
dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah program ini gratis.

#netscape
(pada X terminal) menjalankan netscape, versi pada waktu tulisan ini dibuat telah
mencapai versi 4.7
netscape -display host:0.0 (pada X terminal) menjalankan netscape pada mesin
yang aktif dan menampilkan outputnya pada mesin yang bernama host display 0
screen 0. Anda harus memberikan akses untuk mesin aktif untuk menampilkannya
pada mesin host dengan perintah xhost

#shutdown -h now
(sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk remote shutdown.
Gunakan untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan oleh user).

#halt
reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin. Lebih simple dari perintah di atas.

#man topic
Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuaidengan topic. Coba man
man. lalu tekan q untuk keluar dari viewer. Perintah info topic Manual pages dapat
dibaca dilhat dengan cara any_command –help.

#apropos topic
Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik..

#pwd
Melihat direktori kerja saat ini

#hostname
Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan
perintah netconf (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau
edit file /etc/hosts

#whoami
Mencetak login name anda

#id username
Mencetak user id (uid) atau group id (gid)

#date
Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh merubah
tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah: date 123123572000

#time
Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info lainnya.
Jangan dibingungkan dengan perintah date
who Melihat user yang login pada komputer kita.

#rwho -a
Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah rwho ini harus
diaktifkan, jalankan setup sebagai root untuk mengaktifkannya.

#finger username
Melihat informasi user, coba jalankan; finger root

#last
Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.

#uptime
Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot
terakhir.

#ps
(=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user

#ps aux
Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal

#uname -a
Informasi system kernel anda

#free
Informasi memory (dalam kilobytes).

#df -h
(=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in humanreadable
form)

#du / -bh
(=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai
dari root (in human legible form).

#cat /proc/cpuinfo
Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real
files).

#cat /proc/interrupts
Melihat alamat interrupt yang dipakai.

#cat /proc/version
Melihat Versi dari Linux dan informasi lainnya.

#cat /proc/filesystems
Melihat filesystem yang digunakan.

#cat /etc/printcap
Melihat printer yang telah disetup

#lsmod (as root)
Melihat module-module kernel yang telah di load.

Wednesday, January 22, 2014

CARA MENGEMBALIKAN GRUB LINUX YANG HILANG SETELAH INSTALL WINDOWS

CARA MENGEMBALIKAN GRUB LINUX YANG HILANG SETELAH INSTALL WINDOWS

pertama booting live CD atau USB pake master linux yang anda gunakan, ingat !!!!!! master linux di sesuaikan dengan linux yang akan anda cungkil..
Setelah itu masuk ke terminal.
Pertama lihat dulu partisi linux yang anda pake itu berada di sda berapa. caranya pertama masuk sebagai root dengan mengetikkan
sudo su
Setelah itu   
fdisk -l
Setelah tahu partisi linux itu brapa di sda brapa ketik lagi perintah
mkdir /media/root
mount /dev/sda5 /media/root 
antara /sda5 dan /media ada sepasinya jadi mount(spasi)/dev/sda5(spasi)/media/root
   (asumsi kalo filesystem linux anda di sda 5)

grub-install --root-directory=/media/root /dev/sda
kalo tidak begitu jelas ini ejaannya, grub(hipen)install(spasi)(hipen)(hipen)root(hipen)directory=/media/root(spasi)/dev/sda
tanda(-) baca nya hipen

Nanti akan ada informasi kalo no error. setelah itu direboot aja dengan ketik
reboot
Lalu setelah komputer anda hidup grub anda akan tampil dan masuklah ke linux anda.
Masuk lagi ke terminal untuk mengupdate grub supaya semua os yang ada di komputer anda bisa dikenali dan terupdate di grub
Caranya masuk dulu sebagai root dengan cara ketik sudo su lalu enter
update-grub
selesai kawan.!!!!

Mengembalikan Grub Ubuntu

Mengembalikan Grub Ubuntu

sudo fdisk -l
sudo mkdir /mnt/sda6
sudo mount /dev/sda6 /mnt/sda6
sudo grub-install –root-directory =/mnt/sda6/ /dev/sda
sudo update-grub

Bila Masih Bingung
https://www.facebook.com/Ghost.CyberCrew

Makasih

BerBagi Itu MenyenangKan

PERINTAH DASAR LINUX BESERTA FUNGSINYA


PERINTAH DASAR LINUX BESERTA FUNGSINYA

ls
Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah “dir” hanya berupa alias dari perintah “ls”. Untuk perintah “ls” sendiri sering dibuatkan alias “ls  –color”, agar pada waktu di “ls” ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau untuk execute, dsb.
ls -al
Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden + attribute/permission filenya , lalu ditampilkan layar perlayar.
cd (directory)
Change directory. Menggunakan “cd” tanpa nama direktori akan menghantarkan  anda ke home direktor. Dan “cd -” akan menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.

cp source destination
mengcopy suatu file. contohnya : cp /home/sleepholic/Desktop/Joomla.zip /opt/lampp/htdocs/.Ini berarti saya mengcopyfile Joomla.zip yang ada di desktop ke folder htdocs di lamp
mcopy source destination
Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem. Contoh mcopy a:autoexec.bat/junk .Gunakan “man mtools” untuk command yang sejenis: mdir, mcd, mren, move, mdel, mmd, mrd, mformat….
mv source destination
Memindahkan atau mengganti nama file. Contohnya :  mv /opt/lampp/htdocs/joomla.zip /home/sleepholic/Desktop  . ini aritnya anda memindahkan (cut) file joomla.zip ke Desktop .Untuk Rename : mv namaLama namaBaru . Contoh: mv Joomla.zip Project.zip .ini berartianda mengganti nama joomla.zip menjadi project.zip
ln -s source destination
Membuat Simbolic Links, contoh  ln  -sf /usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X, membuat Simbolic link dari file XF86_SVGA ke X
rm files
Menghapus file. Contoh  rm /opt/lampp/htdocs/Joomla.zip  ini berarti anda  menghapus file Joomla.zip dalam folder /opt/lampp/htdocs/
mkdir directory
Membuat direktori baru. contoh  mkdir /home/sleepholic/Desktop/folderbaru  .Ini berarti andatelah membuat folder baru di desktop dengan nama folderbaru
rmdir directory
Menghapus direktori yang telah kosong. Hanya bisa dilakukan untuk folder yang kosong. Contoh :  rmdir /home/sleepholic/Desktop/folderbaru  .Ini berarti anda menghapus folderbaru di Desktop
rm -r files
Recursive Remove, Menghapus file, direktori dan subdirektorinya. Tidak perduli apakah direktori/folder tersebut ada isnya atau tidak. apapun isinya akan terhapus. Hati-hati menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai root, karena root dengan mudah dapat menghapus seluruh file pada sistem dengan perintah di atas, tidak  ada perintah untuk undelete diLinux (belum)
more
Untuk menampilkan sesuatu layar per layar. tambahkan perintah more dibelakang.Contoh : cp –help |more .Maka help dari cp akan ditampilkan layar-per-layar

less filename
Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar.

pico filename
Edit suatu text file

pico -w filename
Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap, sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.

lynx file.html
Melihat file html atau browse ke net dengan text mode, dimana gambar/image tidak dapat ditampil-kan, tapi lynx adalah suatu browser yang sangat cepat, sangat berguna bila anda hanya menginginkan suatu artikel tanpa image.Contoh : lynx google.com .anda akan menikmati google di terminal.

tar -xvfz filename.tar.gz
Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz or *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkan option  -C direktori, contoh tar  -zxvffilename.tar.gz -C /opt (meletakkan file tersebut di direktori /opt)

tar -xvf filename.tar
Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).

gunzip filename.gz
Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z). dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda menginginkan mengompress file.

bunzip2 filename.bz2
Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti “bzip2″, digunakan pada file yang besar.

unzip filename.zip
Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti “unzip” yang kompatibel dengan pkzip for DOS.

find / -name “filename”
Mencari “namafile” pada komputer anda dimulai dengan direktori /. Namafile tersebut mungkin saja berisi wildcard (*,?).

locate filename
Mencari file dengan string “filename”. Sangat mudah dan cepat dari perintah di atas.

talk username1
Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada mesin kita (atau gunakan “talk username1@machinename” untuk berbicara dengan komputer lain) . Untuk menerima undangan percakapan, ketikkan”talk username2″. Jika seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu dirasakan mengganggu, anda bisa menggunakan perinta”mesg n” untuk menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah “who” atau  ”rwho” untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut.

mc
Menjalankan “Morton Commander” … eh… salah maksudnya “Midnight Commander” sebagai file manager, cepat dan bagus.(kalau gak ada install dulu.)

telnet server
Untuk menghubungkan komputer kita  ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau Nomor IP mesin, dan anda akan mendapatkan prompt login name dari mesin tersebut, masukkan passwordnya, oh ya .. anda juga harus punya account di mesin remote tersebut. Telnet akan menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan anda untuk mengoperasikanmesin tersebut. Telnet sangat tidak aman, setiapyang anda ketik menjadi “open text”, juga dengan password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet untuk mengakses mesin secara remote.

rlogin server (=remote login)
Menghubungkan anda ke komputer lain. Loginname dan password, tetapi apabila account anda tersebut telah dipakai, maka anda akan mendapatkan pesan kesalahan pada password anda. Sangat tidak aman juga, gunakan ssh sebagai gantinya. rsh server (=remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine. Apabila login name/password anda sedang dipakai di remote mesin tsb, maka password anda tidak akan berlaku. Idem dengan rlogin, gantikan dengan ssh. ftp server Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari remote mesin. Juga tidak aman, gunakan scp dari keluarga ssh sebagai gantinya

minicom
Program Minicom (dapat dikatakan seperti “Procomm/Hyperterminal for Linux”).

./program_name
Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak terdapat pada PATH anda

xinit
Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).

.startx
Menjalankan X-window server dan meload default windows manager. Sama seperti perintah ”win” under DOS dengan Win3.1

startx — :1
Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default menggunakan display 0). Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal secara bersamaan, untuk pindah antar GUI gunakan , , etc, tapi ini akan lebih banyak memakan memori.

x-term
(pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan “exit”xboing(pada X terminal). Sangat lucu deh …., seperti games-games lama …..

gimp
Program image editor yang sangat bagus, bisa disamakan dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah program ini gratis.

shutdown -h now
(sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk remote shutdown. Gunakan untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan oleh user).

halt
reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin. Lebih simple dari perintah di atas.

man topic
Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuai dengan topic. Coba “man man”. lalutekan “q” untuk keluar dari viewer. Perintah “info topic” Manual pages dapat dibaca dilhat dengan cara “any_command –help”.

apropos topic
Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik.

pwd
Melihat direktori kerja saat ini (print working directory)

hostname
Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan perintah “ netconf”(sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts

whoami
Mencetak login name anda. untuk mengetahui anda terlogin dengan user apa.

id username
Mencetak user id (uid) atau group id (gid)

date
Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah; date 123123572000

time
Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info lainnya. Jangan dibingungkan dengan perintah “date”whoMelihat user yang login pada komputer kita.

rwho –a
Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah rwho ini harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root utk mengaktifkannya.

finger username
Melihat informasi user, coba jalankan; finger root

last
Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.uptimeMelihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.

ps (=print status)
Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user.

pa axu
Melihat seluruh proses yang dijalankan,walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.

top
Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu. uname –aInformasi system kernel anda.

free
Informasi memory (dalam kilobytes).

df –h
(=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in human-readable form)

du / -bh
(=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root (in human legible form).

cat /proc/cpuinfo
Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).

cat /proc/interrupts
Melihat alamat interrupt yang dipakai.cat /proc/versionVersi dari Linux dan informasi lainnya.

cat /proc/filesystems
Melihat filesystem yang digunakan.

cat /etc/printcap
Melihat printer yang telah disetup.

lsmod
(as root) Melihat module-module kernel yang telah di load.

set
Melihat environment dari user yang aktif

echo $PATH
Melihat isi dari variabel “PATH”. Perintah ini dapat digunakan untuk menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan “set” untuk melihat environmen secara penuh.

dmesg
Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot.(menampilkan file: /var/log/dmesg).

adduser
Menambah pengguna.

clear
Membersihkan Layar
*beberapa perintah mengharuskan anda login sebagai root. caranya tinggal menambahakan “sudo” di depan perintahmisalkan : sudo rmdir /home/sleepholic/Desktop/x atau sudo cp /opt/lampp/lampp /home/sleepholic/

Bila Masih Bingung
https://www.facebook.com/Ghost.CyberCrew

Makasih

BerBagi Itu MenyenangKan

Update Group Backtrack

Update Group Backtrack

sudo fdisk -l
sudo mount /dev/sda8 /mnt
sudo mount --bind /dev /mnt/dev
sudo mount --bind /proc /mnt/proc
sudo mount --bind /sys /mnt/sys
sudo chroot /mnt
sudo grub-install /dev/sda
sudo grub-install /dev/sdb

Bila Masih Bingung
https://www.facebook.com/Ghost.CyberCrew

Makasih

BerBagi Itu MenyenangKan